Sabtu, 27 Agustus 2011

Mrosot..

atas nama kenangan hidup, sepenggal kisah terukir dan membekas menjadi sebuah arti yang dalam.
Ketika kita teriak maka terdengar itu teriakan temanku
ketika kita tersenyum lucu maka itu adalah senyuman temanku..

Teman........
sejenak saja membuka kenangan masa lalu namun semuanya justru kembali terlihat nyata
seakan kembali hidup dimasa ketika kenakalan dan celoteh anak SMA terukir..
Thanks sobat..makasih atas senyum kalian yang sampai saat ini masih kurasakan indah..

Rabu, 24 Agustus 2011

diatas kekuasaan masih ada yang lebih berkuasa


refleksi
Memang terkadang mahkota membuat lupa manusia, derajat dan kekuasaan seakan menjadi hal yang utama dan dinilai paling tinggi, sehingga membuat manusia lupa kepada yang lebih tinggi, menjadi sombong, berbuat semaunya, sesungguhnya yang mereka miliki adalah secuil dari apa yang tuhan miliki dan masih banyak manusia yang lebih jauh diatasnya, sayangnya merekalupa akan hal itu,
          Harta, tahta bukanlah hal yang abadi yang hingga mati bisa kita nikmati. Bersyukurlah bagi yang terlahir sebagai sosok yang sadar dan berahlak mulia, karena manusia dan seisinya hanyalah milik ALLOH semata. Cermati dan resapilah

Selasa, 23 Agustus 2011

bersyukur yuk

Apa yang anda pikirkan ketika anda menerima amplop yang bertuliskan “Rumah Sholeh Panti Jompo”?
Apa yang terbesit pada kita ketika membacanya? Diluar masalah kita yang terkadang sangat terasa berat dan seakan tak ada jalan keluar ternyata masih ada yang mengharapkan santunan yang terkadang hanya berisi 1000 rupiah disetiap amplopnya hanya untuk makan mereka meraka yang telah lanjut usia, Siapa yang tahu dan bisa menjamin kehidupan kita kelak?semua adalah rahasia tuhan, apakah anak cucu kita jelas mau mengurus kita ketika kita telah lanjut usia?belum tentu bukan?kita tidak tahu apa yang akan terjadi nanti. Jika kita dalam posisi mereka sekeping receh sangatlah berharga, disela permasalahan kita yang rumit dan memuat putus asa kita tetap harus bersyukur karena diluar sana masih amat sangat banyak yang lebih menderita, terbayangkah pada kita ketika kita duduk di kursi roda,makan disuapin, apa daya kita saat itu? Tak ada yg dibanggakan hanya menunggu nafas terhenti sambil menunggu belah kasihan orang lain,,,bersyukurlah kita atas masalah yang kita alami,,uang receh yang kita anggap kecil santunkan pada mereka,,sekadar menyambung nafas mereka yang terkadang terhenti.
Bersyukurlah