Selasa, 15 November 2011

antara kampung dan kota ini,,,

Kata orang Indonesia pagi itu indah, ,,
memang benar,jika kalimat itu kudengar saat aku berada di kampung halamanku, bukan disini….
Kata orang juga Indonesia itu sejuk,,
Memang benar  jika  kata-kata itu kudengar ketika aku baru terbangun dari tidurku dikampung halamanku
Tapi beda rasa ketika yg aku hirup bukan lagi yang tumbuhan itu hembuskan..
Beda juga ketika yang aku pandang bukan embun itu yang menetes..
“Rosone ampang nak urip neng kota iki”,,,itu baru kata kataku, bukan kata orang lain..
“Indonesia memang indah menyegarkan tp dikampung halamanku, bukan dikota ini”,,,itu juga kata kataku.

Senin, 07 November 2011

Sindy Namanya

Cik cik gemricik tetesan gerimis membasahi dedaunan yang masih tertidur kala itu, udara berhembus sumilir ngengalir lembut hingga terasa sampai ke paru paru, Kabut pekat dipelataran rumah menutupi tanah gembul desa itu, Berdirilah sebuah rumah sederhana beratapkan genting lengkung dan ber cat putih kusut bercampur debu, Jendela dua pintu terbuka sebelah ketika itu, sekadar  sejukna udara masuk kedalam rumah dan menyegarkan ruangan yang semalam pengap dan berdebu, Lantai mengkilat bersih, namun bukan keramik menambah betapa terjaganya rumah itu oleh sang pemilik. Sindy namanya, gadis kecil sederhana 21 tahun ini hidup bahagia bersama keluarganya, Kasih sayang mengalir nyata ketika sendau gurau terlihat diantara mereka, kakak yang sayang terhadap adiknya, wajah orang tuanya yang memancarkan tanggung jawab seakan menggambarkan betapa besar cita2 orang tuannya kepada Sindy, Sindy…..Gadis kecil dengan jiwa yang besar, meskipun ia terlahir dari keluarga sederhana, namun tidak untuk kesederhanaan pola pikirnya, angan angannya untuk menjadi maju ia tunjukan pada keluarganya, sehingga iapun melanjutkan sekolah hingga perguruan tinggi, AKBID lah yang ia tuju, perjalanan panjang ia lalui setelah memutuskan untuk hijrah ke perantauan menuntut ilmu untuk masa depan, laku demi laku ia mainkan, dan karakter dalam peranpun telah ia temukan seiring terjalnya dunia yang ia lalui sendiri di kota perantauan. Sifatnya yang sederhana menjadikan ia gadis yang dewasa, lebih dari kedewasaan gadis seumur dia. Ia percaya bahwa Tuhan selalu disisihnya, karena itulah dia terlahir sebagai orang yang patuh terhadap agama. Waktu berlalu berganti hingga pola pikirpun harus mulai dibenahi, suatu ketika pergilah Sindy bersama temannya Annel ke kos kosan teman Annel, Sindy pun dikenalkan pada seorang lelaki badung teman Annel,joni namanya.  Percakapan terlontar satu demi satu, sindy mungkin merasakan risih karena “sowan” ketempat yang begitu kotor,dan tak terawat, maklum Joni bukanlah lelaki yang rajin dan mampu hidup baik layaknya lelaki lain seusiannya. akhirnya diapun mengenal lebih lanjut sosok joni, hingga hal yang sangat rahasiapun sindy ketahui melalui sms Joni, Joni adalah sosok yang tertutup dengan segala permasalahannya, ketidak wajaran hidup joni seakan menjadikan ia terasing di lingkungannya. Masa lalu yang menjadikan ia trauma dan hidup “ngawur”. Kata demi kata kembali terlontar lewat pesan singkat yang mereka kirim, selang beberapa waktu ketika kegalauan datang menyerang Joni sindy tiba tiba datang menghantarkan semangat lewat pesan indah berisikan motivasi untuk joni. Namun meskipun Joni merasa bahagia karna ia merasa tak sendiri seperti hari-hari terdahulu, namun ia belum menganggapnya hal yang luar biasa, sesekali Joni memang bercerita tentang masalahnya, namun seakan semua telah ia ceritakan pada Sindy, karena memang Sindy bisa memahami apa yang belum menjadi pemikiran Joni meskipun umurnya lebih muda daripada Joni.
Kebiasaannya menulis, Sindy kirimkan pada Joni, tekadang puisi, terkadang pula cerita pendek berisikan “gugahan” supaya Joni bisa kembali seperti Joni yang dl baik. Desiran angin malam itu mengantarkan Joni kedalam sebuah lamunan panjang , dalam hening ia berfikir tentang Sindy, begitu banyak yang telah ia berikan pada seorang ”Joni” padahal Joni tak pernah memberikan apapun selain celotehan sms yang ia kirim, sungguh ini adalah fatamorgana yang mampu terengkuh, joni merasakan hidupnya sedikit berarti setelah Sindy datang dalam kehidupannya. Ia pun sedikit tak percaya gadis selugu itu memiliki kepedulian yang sangat terhadap orang yang bernama Joni, hanya satu yang Joni pikirkan, tak ada hal yang lebih indah dalam hidupnya kecuali memiliki teman berbagi, yaitu Sindy selamanya

Minggu, 06 November 2011

curhat

berfikirlah terus kalian yang kini memiliki pasangan hidup, meski belum masih bersifat sementara, karena sungguh kenangan itu akan tersurat indah kelak jika saat ini kita jalani dengan ndah..jangan ada penyesalan dikemudian hari tentang apa yang kita lakukan ketika kita memiliki pasangan hidup...rahasia tuhan tak ada yang tahu., ketika ketetapan sudah ditetapkan maka yang bisa kita lakukan hanyalah terdiam dan merasakan apa yang disebut takdir... penyesalan hanya akan membawa luka,,, hormati pasanganmu, sayangi dia dengan tulus, meskipun terkadang menyakitkan tp ketahuilah itulah yang disebut dengan ketulusan...pupuk kebaikan padanya maka engkau akanmenerima kebaikan pula,,,meski tak engkau belum tahu kapan kebaikan itu akan datang....

Rabu, 26 Oktober 2011

Menunggu Nasib



Mudah mudahan ada sepercik api ditengah puncak es tertinggi
Semoga ada hembusan angin didalam ruang bohlam
Dan semoga ada masih ada tanah 10 tahun lagi
Bukan kehendak yang harus
Namun ini merupakan sebuah keharusan
Anak cucu menanti
Ingin dia terlahir dengan senyum
Bukan dengan ratapan kesedihan seorang bayi
Nafas adalah cita cita
Buka sebuah kepasrahan
Sedang kini kaum borjuispun kehilangan namanya
Bumi memang berputar
Tp matahari kini ada dua dan menghimpit bumiku

Senin, 24 Oktober 2011

RETAK



Ada yang sedang melihat rupanya
Matanya tajam melotot pada sekumpulan setan yang beranak diatas bumi
Ada pula yang sedang mengkikik dibawahnya
Andai saja ada belati kan kutusuk kau dari belakang
 Biar darahmu mengalir dan akupun tak lagi haus
Apakah tak ada nurani lagi untuk “Dia” yang letih melihatmu
Harusnya kita tidak diperanakan
Malaikat menunggangi matahari menuju bumi
Artikan saja sendiri..
Jadikan kesempurnaanya sebagai tauladan
Janganlah  mentang mentang

Sabtu, 22 Oktober 2011


AKU dan MEREKA

Kata "mereka" Tuhan sedang menanak nasi
Tapi kata "mereka" sudah tak ada panen selama satu abad
bahkan ancaman tahun depat tak ada lagi sawah dengan serangga yang tersenyum
Kacamata terduduk namun kelambu besar didepannya
Sedang nurani layaknya pria dan wanita
Kataku aku tak lagi punya nasi
kata mereka Tuhan sedang menanak nasi
Fatamorgana memang nampak tp siapa yang mampu merekuhnya
Karena mereka hanya membual tentang keberadaan Tuhan
Bukan kelaparan lg musuhku namun singa yang meraung diatas batu yang dibwahnya tertindih cacing
Aku tak takut berapa abad sawah ini menjadi kering
Yang aku takutkan singa mngangkat batunya dan menindihkannya diatas swahku


Selasa, 18 Oktober 2011

PENGEMBARA

Seorang pengembara menancapkan tongkatnya diatas gurun pasir
Ia berdiri meski tak beralas
Tak ada sudut yang terlihat
Tak ada juga mendung yang terjaga
Gurun pasir menulis cerita tentang kegalauan
angkat kakimu dan hentakkan keras
Mungkin saja ada cacing pemakan pasir

Gurun pasir mlukiskan awan yang mendung
Udara terhempas lirih, selirih nafas mendengus ketika mata terpejam
Adakah gurun ini berujung?
Sedang tulang kaki ini telah remuk bersama pasir yang berterbangan
Apa mungkin Tuhan tertidur ketika itu, sedang syetan selalu memandang tajam
Adakah kiblat yang bisa tertuju?


Minggu, 09 Oktober 2011

Aku hanya memohon kepadaMU untuk menghela nafas diruangMU ygn sempit
Desiran masalah seakan menjempit jantungku
Bukankah ENGKAU pernah berjanji menciptakan memberikan permadani arab setelah aku berjalan diatas kerikil tajam yg melukaiku?
Bukankah awan  yang panas berganti dengan dinginnya malam yg dinikmati kelelawar?
Seandainya Engkau berwujud meski berlari kan ku kejar dengan darah yg terkucur deras dikakiku Dan kan ku minta HAK ku layaknya Hak mereka yang engkau turuti..
Yang kini bisa kulakukan hanya tersenyum dalam hati dan berfikir berapa detik lagi darah ini akan membeku dan menghentikan denyut nadiku yang tak lagi terasa
TUHAN,,,aku adalah ciptaanMU,
aku adalah utusanMU untuk menjalankan apa yg Engkau mau,,,
Dukaku apakah kau hanya terdiam dan membiarkannku terus berduka?
Sepenuh hatiku yakinkan hanya Engkaulah rumah yg kutuju 

Sabtu, 27 Agustus 2011

Mrosot..

atas nama kenangan hidup, sepenggal kisah terukir dan membekas menjadi sebuah arti yang dalam.
Ketika kita teriak maka terdengar itu teriakan temanku
ketika kita tersenyum lucu maka itu adalah senyuman temanku..

Teman........
sejenak saja membuka kenangan masa lalu namun semuanya justru kembali terlihat nyata
seakan kembali hidup dimasa ketika kenakalan dan celoteh anak SMA terukir..
Thanks sobat..makasih atas senyum kalian yang sampai saat ini masih kurasakan indah..

Rabu, 24 Agustus 2011

diatas kekuasaan masih ada yang lebih berkuasa


refleksi
Memang terkadang mahkota membuat lupa manusia, derajat dan kekuasaan seakan menjadi hal yang utama dan dinilai paling tinggi, sehingga membuat manusia lupa kepada yang lebih tinggi, menjadi sombong, berbuat semaunya, sesungguhnya yang mereka miliki adalah secuil dari apa yang tuhan miliki dan masih banyak manusia yang lebih jauh diatasnya, sayangnya merekalupa akan hal itu,
          Harta, tahta bukanlah hal yang abadi yang hingga mati bisa kita nikmati. Bersyukurlah bagi yang terlahir sebagai sosok yang sadar dan berahlak mulia, karena manusia dan seisinya hanyalah milik ALLOH semata. Cermati dan resapilah

Selasa, 23 Agustus 2011

bersyukur yuk

Apa yang anda pikirkan ketika anda menerima amplop yang bertuliskan “Rumah Sholeh Panti Jompo”?
Apa yang terbesit pada kita ketika membacanya? Diluar masalah kita yang terkadang sangat terasa berat dan seakan tak ada jalan keluar ternyata masih ada yang mengharapkan santunan yang terkadang hanya berisi 1000 rupiah disetiap amplopnya hanya untuk makan mereka meraka yang telah lanjut usia, Siapa yang tahu dan bisa menjamin kehidupan kita kelak?semua adalah rahasia tuhan, apakah anak cucu kita jelas mau mengurus kita ketika kita telah lanjut usia?belum tentu bukan?kita tidak tahu apa yang akan terjadi nanti. Jika kita dalam posisi mereka sekeping receh sangatlah berharga, disela permasalahan kita yang rumit dan memuat putus asa kita tetap harus bersyukur karena diluar sana masih amat sangat banyak yang lebih menderita, terbayangkah pada kita ketika kita duduk di kursi roda,makan disuapin, apa daya kita saat itu? Tak ada yg dibanggakan hanya menunggu nafas terhenti sambil menunggu belah kasihan orang lain,,,bersyukurlah kita atas masalah yang kita alami,,uang receh yang kita anggap kecil santunkan pada mereka,,sekadar menyambung nafas mereka yang terkadang terhenti.
Bersyukurlah

Jumat, 19 Agustus 2011

sedikit berfikir



Memang terkadang mahota membuat lupa manusia, derajat dan kekuasaan seakan menjadi hal yang utama dan dinilai paling tinggi, sehingga membuat manusia lupa kepada yang lebih tinggi, menjadi sombong, berbuat semaunya, sesungguhnya yang mereka miliki adalah secuil dari apa yang tuhan miliki dan masih banyak manusia yang lebih jauh diatasnya, sayangnya merekalupa akan hal itu,
                Harta, tahta bukanlah hal yang abadi yang hingga mati bisa kita nikmati. Bersyukurlah bagi yang terlahir sebagai sosok yang sadar dan berahlak mulia, karena manusia dan seisinya hanyalah milik ALLOH semata. Cermati dan resapilah

Selasa, 16 Agustus 2011

KASTA CINTA



Gemrisik suara televisi sedikit menutup keheningan malam ini. Dalam kegaduhan yang sedikit tenang seorang lelaki duduk termenung disudut pojok kamar kosnya, sambil menghabiskan sebatang rokok ia menatap tajam pada jam dinding yang berdetik ditembok kmarnya. Tak lama kemudian ia teriak, lantang dan menggema seakan membelah malam yang sedang tertidur. Berjalan ia menuju “latar” depan rumah kosnya, sambil menatap bintang yang kadang terang kadang redup ia bertanya dalam hati “apa salahku Tuhan!”.
Terlihat jelas bahwa ia sedang berada dalam masalah. Dalam lamunan ia menghidupkan batang terakhir rokoknya, tak lama kemudian suara sepeda motor terdengar dan motor tersebut perlahan mendekat padanya, ternyata dia adalah seorang wanita cantik berkulit putih , Keyla namanya, dan ternyata ia adalah kekasih lelaki itu. Dengan wajah yang sedikit cemberut Keyla turun dari sepeda motornya langsung menangis didepan lelaki itu. Namun hanya diam dan tak sedikitpun usapan air mata dari laki laki itu, padahal Keyla terlihat sangat sedih. Akhirnya kata “sayang” dari mulut Keyla membuka percakapan diantara mereka. Selang berapa lama terdengar lantang suara “aku ki dudu wong sugeh!, ora koyo kwe sing iso ngopo wae!!” dari mulut lelaki itu. Ternyata perbedaan kasta berlaku dihubungan percintaan mereka. Keyla adalah anak salah satu pejabat daerahnya sedangkan lelaki kekasihnya hanyalah anak seorang yang pekerjaannya tak menentu, biaya Kuliahnyappun ia dapatkan dari beasiswa, tak sedikitpun orangtuanya mengelurkan biaya untuk kuliahnya hanya sekali waktu ia mendapat kiriman uang dari ayahnya dikampung itupun dengan jumlah yang kurang dari cukup. Perjalanan cinta meraka terlampau jauh hingga masalah keseriusan yang seharusnya sudah mulai mereka pikirkan kini dating menghampiri, Restu dari kedua orangtua memang telah mereka dapatkan namun  hasrat orangtua Keyla yang ingin kekasihnya untuk melamarnya sebelum orangtua Keyla berangkat haji akhir tahun menjadikan beban yang berat bagi lelaki itu. Ia sadar bahwa ia masih kuliah semester 6 dan keadaan hidupnya masih pas-pasan dan ia masih punya kewajiban untuk membantu orangtuanya. Minta uangpun ia berfikir puluhan kali apalagi untuk memita agar supaya orangtuanya melamar Keyla, sunggu merupakan hal yang tidak mungin, masalah itu tumbuh dan makin buruk dengan datangnya masalah-masalah kecil yang sebelumnya bisa mereka lewati dengan dewasa namun kini semua hal menjadi masalah dan menjadikan Keyla pesimis dengan keseriusan kekasihnya namun sesungguhnya hanya Keyla lah yang ia cinta, dan Keyla lah yang bisa menjadi motivasi bagi hidupnya.
“kau telah mendapatkan semuanya dariku, apa aku tidak boleh meminta hal kecil seperti itu?aku hanya ingin kau meminta pada orangtuamu untuk segera melamarku, bandingkan dengan apa ayang telah aku korbankan padamu?”. Ucapan sedih dari Keyla.
Kemudian dengan lemas lelak itu menjawab: “Tidak segampang itu, laki-laki memiliki tanggung jawab lebih dari seorang wanita, tidak hanya itu yang aku pikirkan”. Keyla menangis, tak kuat lagi ia berkata dan menahan beban masalahnya sendiri, tanggung jawabnya terhadap orangtua dan permasalahan dengan kekasihnya yang kian menggrogoti hatinya menjadikan ia terpaksa untuk mengakhiri hubungannya dengan laki-laki itu meskipun ia harus menjalani hidup dengan keadaan yang tak lagi perawan dan ia harus siap menjawab pertanyaan dari orangtuanya soal pertunangannya. Keyla kini hidup sendiri dengan penderitaan yang tak mungkin hilang bahkan hingga tutup usia. Semenjak itu mereka tak lagi berhubungan meskipun lelaki itu selalu mengirim sms pada Keyla namun Keyla tak mau membalasnya. Kesedihan dan penyesalan Lelaki itu baru terasa setelah kepergian Keyla, ia sadar betapa berharganya Keyla dalam hidupnya. Bahkan kepergian Keyla membuat lelaki itu menjadi seorang yang lupa akan penciptanya bahkan kini ia hidup lebih buruk, seperti brandalan yang tak memikirkan masa depan. Lelaki itu merasakan pedih yang tak berujung sama seperti yang Keyla rasakan.
 Meskipun mereka telah berpisah tapi mereka yakin bahwa cinta mereka akan tetap ada dan abadi hingga samudera mengering.
THE END


Minggu, 07 Agustus 2011

huft...

Aku hanya berharap suatu saat aku bisa bertemu dan menangis didepannya...
hanya itu,,meski keadaan telah begitu berubah aku tak peduli karena memang harus ku bawa mati,,
2 tahun sudah, waktu yang sesungguhnya lama namun tak terasa lama dibandingkan dengan kenangan yang terlukis dan begitu merasuk kalbu...
detik waktu ini menjadi saksi..
 rasa itu begitu membekas dan meninggalkan luka,,,,
    Mungkin memang haya aku yang tau bagaimana rasanya,karena lebih baik hanya hatiku yang menangis daripada wajah ini juga ikut merasakan hingga orang lain mengetahui dan menganggapku terlalu rapuh..tp memang sebenarnya aku rapuh dengan rasa ini..
    Ya tuhan aku tak mampu berbuat apa2,,hanya bisa terdiam dan menunggu air mata hati ini habis...
Dunia serasa mati,,hilang semangat hidup..aku rindu....
Duniaku benar benar mati,,,
jika ini takdirku bolehkah aku berharap,,berikan dia pasangan hidup yang lebih baik dan bisa melipur masa lalunya denganku agar ia lupa dan tak lagi sakit...

Jumat, 08 Juli 2011

SENDIRI DALAM SEPI

Berfantasi di keheningan malam
Tak peduli meski gelap dan sunyi
Yang penting aku menari melipur laraku sendiri
Namun yang sejujurnya aku takut jika ada yang melihatku
Meskipun ribuan mata dewa sedang memandangku
Nikmatna….
Menari tarian jawa didalam keheningan
Lupa dengan segala permasalahan hidup yang tak berujung
Nikmatnya…..
Sejenak terlupa
Mungkin aku telah….
Tidak,,,,!! Yang ku lakukan benar
Lebih baik aku gila daripada orang-orang merasakan apa yang ku rasa bahkan hingga mereka berbelah kasihan
Aku tak mau meski butuh,,
Selamat tinggal hari-hariku
Aku ingin melanjutkan tarianku hingga tutup usiak

Jumat, 01 Juli 2011

PASRAH

Nyanyian sumbang terkadang juga kunyanyikan
Karena kepastian adalah syah
Tak ada rokib yang tak mencatat amal baik manusia
Tak  juga atid yang menulis amal baik manusia
Lurus terlihat tak ada toleransi
Aku hanya mendengar pelatuk yang ditodongkan dikepalaku
Detik waktu menunggu ajal
Bukan kematian namun nasib
Sumbangpun aku nyanyikan
Memgisi detik kekosonganku
Akupun terus bernyanyi
Meskipun terdengar sumbang

Kamis, 30 Juni 2011

SISI LAIN SEKOLAH “MURAH”

Ada sesuatu yang timpang, ketika “gembar gembor” bahwa pendidikan itu murah, pendidikan itu terjamin bagi semua warga Negara, pendidikan mudah terjangkau dan penuh toleransi. Beberapa sistem pendidikan yang telah berjalan memang tidak perlu mendapatkan kritik, namun masih ada sistem yang disistemkan oleh “mereka yang mengaku peduli terhadap pendidikan nasional”. Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional menjanjikan mutu pendidikan  bertaraf internasional, memang ada perbedaan proses, metode dan teknik yang digunakan didalamnya namun ternyata tidak jauh berbeda dengan sekolah standar nasional. yang perlu dipertanyakan adalah ketika kwalitas yang tidak jauh berbeda tersebut ternyata menyerap lebih banyak biaya bahkan keluar dari konteks bahwa setiap warga Negara berhak mendapat pendidikan sesuai yang tertuang dalam UUD pasal 31. Bagaimana tidak, kasus di Tulungagung JATIM, sebuah sekolah menengah pertama yang bertaraf internasional tega “menyodorkan” 5 Juta rupiah untuk uang gedung bagi setiap siswa barunya. Bahkan seorang ibu wali muridnya rela meneteskan air mata meminta keringanan biaya dihadapan kepala sekolah namun pihak sekolah hanya memberikan penjelasan tanpa sebuah janji yang pasti. Salah satu SMK dijawa timurpun memiliki kasus serupa, biaya uang gedung sebesar 4 juta rupiah harus dibayar lunas dalam tenggang waktu 2 hari. Apakah itu merupakan terobosan yang baik untuk memajukan pendidikan di negeri ini? Tentunya tidak jika keputusan tersebut dihadapkan pada jaminan warga Negara untuk mendapatkan pendidikan. Orangtua siswa menjadi merasa berat apabila biaya yang disodorkan tidak mampu dijangkau padahal mereka ingin anaknya pandai dan mendapatkan pendidikan yang layak, dengan toleransi pembayaran biaya yang begitu singkat sungguh sangat mencekik dan mungkin banyak diantara orangtua wali yang menggagalkan anaknya untuk bersekolah hanya karena terpancang masalah BIAYA dan justru menjadikan semakin banyaknya wali murid yang mengartikan bahwa sekolah bukanlah jalan utama menuju kesuksesan, bahkan akan semakin banyak anak yang tidak bersekolah padahal sekolah adalah gerbang menuju warga Negara yang cerdas dan maju.
Mari kita renungkan bersama …..

Rabu, 22 Juni 2011

Tersenyumlah Dengan Yang Kita Miliki

Saat terindah kurasakan ketika secangkir teh dan gitar menemani malamku, duduk beratapkan rembulan dan gemerlap cahaya bintang setidaknya sedikit menenangkan hatiku..huft...bayangan akan permasalahan hidup yang melandaku terasa ringan terobati oleh tenangnya dedaunan yang bergoyang karena angin malam...
YA ALLOH,, ternyata engkau benar2 Maha Berkuasa,,,disela penatnya pikiranku,engkau berikan obat penawar, disela kesesakanku engkau berikan nafas pelega yang sungguh selama ini tak pernah aku sadari,,,

Teman,,,mungkin itu yang seharusnya kita sadari dan syukuri,banyak hal yang luput dari pemikiran kita namun sesungguhnya sangat indah bila dirasakan, setiap manusia pasti mempunyai masalah namun Tuhan tidak akan memberikan masalah diluar batas kemampuan hanmbanya,,,,dan Tuhan selalu memberikan jalan keluar jika kita bisa mengartikan rahasiaNYA...
Teman,,,sedikit curhat aja supaya kita lebih bersyukur, nafas yang terhembus, materi yang kita miliki meski tak selalu sesuai dengan keinginan, sebenarnya adalah sebuah nikmat yang seharusnya kita syukuri,,,,
maka bersyukurlah mereka yang bernasib lebih baik, janganlah lupa bahwa masih ada yang Maha Agung, Maha Menentukan, Maha Adil....Tersenyumlah kawan dengan yang kita miliki