Rabu, 22 Juni 2011

Tersenyumlah Dengan Yang Kita Miliki

Saat terindah kurasakan ketika secangkir teh dan gitar menemani malamku, duduk beratapkan rembulan dan gemerlap cahaya bintang setidaknya sedikit menenangkan hatiku..huft...bayangan akan permasalahan hidup yang melandaku terasa ringan terobati oleh tenangnya dedaunan yang bergoyang karena angin malam...
YA ALLOH,, ternyata engkau benar2 Maha Berkuasa,,,disela penatnya pikiranku,engkau berikan obat penawar, disela kesesakanku engkau berikan nafas pelega yang sungguh selama ini tak pernah aku sadari,,,

Teman,,,mungkin itu yang seharusnya kita sadari dan syukuri,banyak hal yang luput dari pemikiran kita namun sesungguhnya sangat indah bila dirasakan, setiap manusia pasti mempunyai masalah namun Tuhan tidak akan memberikan masalah diluar batas kemampuan hanmbanya,,,,dan Tuhan selalu memberikan jalan keluar jika kita bisa mengartikan rahasiaNYA...
Teman,,,sedikit curhat aja supaya kita lebih bersyukur, nafas yang terhembus, materi yang kita miliki meski tak selalu sesuai dengan keinginan, sebenarnya adalah sebuah nikmat yang seharusnya kita syukuri,,,,
maka bersyukurlah mereka yang bernasib lebih baik, janganlah lupa bahwa masih ada yang Maha Agung, Maha Menentukan, Maha Adil....Tersenyumlah kawan dengan yang kita miliki

Minggu, 19 Juni 2011

cinta dan waktu

AKu berkaca di matanya yang berkaca
Seakan senyumnya hanya penghias hati yang kuncup
Matanya berkaca berlinangkan kesedihan
Bergambarkan fatamorgana akan kefanaan hidup
  Dia adalah wanita
  Namun tak selalu harus berkaca  saat haatinya tersayat kepingan kaca kepedihan
  Dia adalah wanita
  Namun  juga pantas  berlogika layaknya lelaki saat hati bersinggungan dengan kekasihnya
  Dia adalah wanita yang seharusnya ikut merasakan indahnya senyum yang nyata
  Karena dia adalah wanita yang selalu menjadikan hati sebagai logika
Percayalah......
Cinta tak selalu menjadi duri yang mellingkar dihatimu
Cinta tak selalu tertawa ketika engkau menangis
Bahkan cinta tak rela ketika engkau merasa sakit
Karena cinta adalah waktu