Aku hanya memohon kepadaMU untuk menghela nafas diruangMU ygn sempit
Desiran masalah seakan menjempit jantungku
Bukankah ENGKAU pernah berjanji menciptakan memberikan permadani arab setelah aku berjalan diatas kerikil tajam yg melukaiku?
Bukankah awan yang panas berganti dengan dinginnya malam yg dinikmati kelelawar?
Seandainya Engkau berwujud meski berlari kan ku kejar dengan darah yg terkucur deras dikakiku Dan kan ku minta HAK ku layaknya Hak mereka yang engkau turuti..
Yang kini bisa kulakukan hanya tersenyum dalam hati dan berfikir berapa detik lagi darah ini akan membeku dan menghentikan denyut nadiku yang tak lagi terasa
TUHAN,,,aku adalah ciptaanMU,
aku adalah utusanMU untuk menjalankan apa yg Engkau mau,,,
Dukaku apakah kau hanya terdiam dan membiarkannku terus berduka?
Sepenuh hatiku yakinkan hanya Engkaulah rumah yg kutuju
Tidak ada komentar:
Posting Komentar