Minggu, 19 Juni 2011

cinta dan waktu

AKu berkaca di matanya yang berkaca
Seakan senyumnya hanya penghias hati yang kuncup
Matanya berkaca berlinangkan kesedihan
Bergambarkan fatamorgana akan kefanaan hidup
  Dia adalah wanita
  Namun tak selalu harus berkaca  saat haatinya tersayat kepingan kaca kepedihan
  Dia adalah wanita
  Namun  juga pantas  berlogika layaknya lelaki saat hati bersinggungan dengan kekasihnya
  Dia adalah wanita yang seharusnya ikut merasakan indahnya senyum yang nyata
  Karena dia adalah wanita yang selalu menjadikan hati sebagai logika
Percayalah......
Cinta tak selalu menjadi duri yang mellingkar dihatimu
Cinta tak selalu tertawa ketika engkau menangis
Bahkan cinta tak rela ketika engkau merasa sakit
Karena cinta adalah waktu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar