AKu berkaca di matanya yang berkaca
Seakan senyumnya hanya penghias hati yang kuncup
Matanya berkaca berlinangkan kesedihan
Bergambarkan fatamorgana akan kefanaan hidup
Dia adalah wanita
Namun tak selalu harus berkaca saat haatinya tersayat kepingan kaca kepedihan
Dia adalah wanita
Namun juga pantas berlogika layaknya lelaki saat hati bersinggungan dengan kekasihnya
Dia adalah wanita yang seharusnya ikut merasakan indahnya senyum yang nyata
Karena dia adalah wanita yang selalu menjadikan hati sebagai logika
Percayalah......
Cinta tak selalu menjadi duri yang mellingkar dihatimu
Cinta tak selalu tertawa ketika engkau menangis
Bahkan cinta tak rela ketika engkau merasa sakit
Karena cinta adalah waktu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar