Senin, 13 Juni 2011

renungkanlah

ketika masih ada seseorang yang menangis karena tak ada beras di kantung rumahnya
Ketika masih ada bocah yang busung karena kekurangan susu
Ketika masih ada anak 7 tahunan membawa gelas plastik di perempatan jalan
Ketika pedagang kaki lima menjerit karena gusuran satpoL pp
       Benarkah rizki yang melimpah dihambur hamburkan oleh mereka orang kaya yang sesat
Benarkah wakil yang terpilih menggunakan fasilitas negara untuk tamasya ke negeri orang
Benarkah nafas yang seharusnya untuk kaum kecil, digunakan untuk memanipulasi proses mereka
Benarkah Satpam Negara hanya bisa diam disaat semua itu terjadi
       Nasib negara ini sungguh malang, mereka hanya bisa menutupi kebusukan mereka disaat rakyat menjerit kesakitan, mereka terlalu rapi menutupi kesalahan mereka tanpa melirik siapa yang akhirnya menjadi korban..memang banyak jalan yang mereka berikan, tp selalu putus ditengah jembatan hingga tak dapat dinikmati mereka yang menderita..sahabat bgaimana pendapatmu dengan kenyataan seperti ini?apa yang akan kalian lakukan sebagai manusia biasa yang tak punya kuasa?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar